Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana metode bermain, khususnya melalui kegiatan permainan hopscotch, dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak pada kelompok B usia 5-6 tahun. Metode bermain dipilih sebagai intervensi untuk membantu meningkatkan partisipasi anak dalam kegiatan motorik kasar mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah 15 anak usia 5-6 tahun. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa metode bermain melalui kegiatan permainan hopscotch dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, seperti gerakan melempar, melompat dengan satu kaki, dan melompat dengan dua kaki. Penulis berharap bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pendidik dan orang tua dalam memilih kegiatan yang tepat untuk meningkatkan motorik kasar anak.
Copyrights © 2025