Latar Belakang: Penyakit kulit seperti tinea, kulit kusut, eksem, panu, dan jerawat merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Pemandian air panas di Penatahan yang bersumber dari mata air Kelobian di area Pura Yeh Panas telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional. Air panas ini mengandung sulfur dan mineral yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Pendekatan Usada Yeh sebagai kearifan lokal Bali perlu dieksplorasi untuk mendukung pengembangan pengobatan alternatif berbasis tradisi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui manfaat pemandian air panas Penatahan dalam menyembuhkan penyakit kulit menggunakan pendekatan Usada Yeh yang didukung fenomenologi serta menganalisis prosedur pengobatan tradisional tersebut. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap 20 responden penderita penyakit kulit melalui sampling purposif. Teori fungsional struktural digunakan untuk menganalisis prosedur pemandian air panas. Hasil: Pemandian air panas dapat meredakan penyakit kulit seperti kurap, panu, dan jerawat dengan prosedur membawa sesajen sebelum merendam area kulit yang sakit untuk mempercepat penyembuhan. Kesimpulan: Pemandian air panas Penatahan efektif sebagai pengobatan tradisional penyakit kulit dengan memanfaatkan kandungan sulfur dan mineral. Pendekatan Usada Yeh dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan kearifan lokal dan memberikan manfaat restoratif dalam perawatan kesehatan kulit masyarakat.
Copyrights © 2025