Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik usia 4–5 tahun di TK yang menunjukkan sikap penakut dalam berinteraksi sosial dan dalam mengikuti pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh informasi mengenai sikap guru dalam mengantisipasi kondisi tersebut pada anak usia 4–5 tahun di TK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran guru dalam mencegah munculnya rasa takut pada anak usia 4–5 tahun meliputi: a) guru sebagai pembimbing, b) guru sebagai motivator, c) guru sebagai inisiator, dan d) guru sebagai fasilitator.
Copyrights © 2025