Abstrak:Ikan merupakan salah satu sumber pangan yang kaya protein yang sangat di butuhkan oleh manusia, akan tetapi ikan juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mudah rusak (Perishable food). Oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk menghambat proses pembusukan dengan cara pengawetan dan pengolahan. Penggunaan asap cair dapat mampu memberikan karakteristik berupa aroma, warna, rasa dan tekstur yang sangat spesifik pada produk ikan asap yang dapat dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengevaluasi karakteristik uji organoleptik ikan julung asap berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakan seperti kayu mangrove dan kulit kelapa yang meliputi dari ulangan yaitu (warna, rasa, aroma dan tekstur). Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 perlakuan dan 5 ulangan sehingga diperoleh 10 unit percobaan yang terdapat pada pengasapan (kayu mangrove dan kulit kelapa).Hasil uji organoleptik ikan julung dengan perlakuan dari asap kayu mangrove memiliki nilai rata-rata lebih tinggi untuk semua uji organoleptik yang meliputi dari (warna, rasa, aroma dan tekstur) dengan nilai tersebut, secara berurutan adalah sebagai berikut (4,91; 4,60; 4,82 dan 4,78) sedangkan untuk perlakuan dengan kulit kelapa memiliki nilai yang lebih rendah
Copyrights © 2025