Artikel Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menuntut inovasi strategi, integrasi teknologi, dan peran aktif guru sebagai fasilitator adaptif. Model pembelajaran interaktif seperti gamifikasi, video interaktif, project-based learning, cooperative learning, dan blended learning terbukti efektif meningkatkan motivasi, partisipasi, serta pemahaman siswa terhadap materi PAI. Integrasi teknologi digital melalui media sosial, aplikasi pembelajaran, dan platform daring memperluas akses, meningkatkan interaktivitas, serta mendorong kreativitas dan kemandirian belajar siswa. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kompetensi digital guru, serta perlunya pengembangan konten digital yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Guru berperan sentral sebagai inovator dan fasilitator, sehingga peningkatan kompetensi digital dan pedagogik guru menjadi sangat penting. Dukungan institusi pendidikan melalui pelatihan, pengembangan kurikulum adaptif, dan penyediaan infrastruktur teknologi juga menjadi faktor kunci keberhasilan. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan pembuat konten digital sangat diperlukan untuk membimbing Generasi Alfa dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan membangun karakter Islami yang kuat. Dengan demikian, transformasi pembelajaran PAI berbasis inovasi dan teknologi digital merupakan langkah strategis untuk membangun generasi yang religius, kreatif, adaptif, dan berkarakter di era digital.
Copyrights © 2025