Pengetatan persaingan bisnis menuntut pengelolaan SDM yang efektif untuk menjaga keberlanjutan organisasi. Penelitian ini menguji pengaruh stres kerja, kemajuan karier, dan iklim organisasi terhadap turnover intention karyawan Divisi Food & Beverage The Legian Seminyak. Seluruh populasi sebanyak 97 karyawan dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS v25. Hasil menunjukkan bahwa (1) stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, menandakan semakin tinggi tingkat stres, semakin besar kecenderungan karyawan untuk keluar; (2) kemajuan karier berpengaruh negatif dan signifikan, sehingga peluang promosi dan kejelasan jalur karier menurunkan niat berpindah; dan (3) iklim organisasi berpengaruh negatif dan signifikan, sehingga suasana kerja yang kondusif menekan keinginan meninggalkan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan faktor psikososial dan struktural di tempat kerja terutama pengendalian sumber stres, penataan jalur karier, serta penguatan iklim organisasi untuk mempertahankan karyawan pada unit operasional layanan seperti divisi makanan dan minuman.
Copyrights © 2025