Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan dukungan organisasi terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Cabang Lampung. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling, penelitian ini melibatkan 200 responden yang telah bekerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta path analysis dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja dan dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Nilai R² sebesar 0,487 untuk motivasi kerja dan 0,533 untuk kinerja karyawan menunjukkan bahwa model memiliki daya jelas yang baik. Temuan ini menegaskan pentingnya peran motivasi kerja dalam memperkuat pengaruh pelatihan dan dukungan organisasi terhadap kinerja, serta mendorong organisasi untuk merancang strategi pengembangan SDM yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kebaruan dengan mengintegrasikan variabel motivasi kerja sebagai mediasi dalam hubungan antara pelatihan dan dukungan organisasi terhadap kinerja karyawan di sektor ritel modern, yang sebelumnya jarang diteliti secara simultan pada konteks cabang regional. Hasilnya diharapkan dapat menjadi referensi empiris baru dalam pengembangan model peningkatan kinerja berbasis motivasi pada industri ritel di Indonesia.
Copyrights © 2025