Beras merupakan bahan makanan pokok utama masyarakat Indonesia, sehingga kestabilan harga beras menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Fluktuasi harga beras yang signifikan, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat, sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti cuaca, produksi, dan distribusi, yang memerlukan pendekatan prediktif untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi harga beras menggunakan metode regresi linier sederhana, dengan fokus pada harga beras premium dan medium. Data yang digunakan meliputi harga historis beras serta beberapa parameter indeks relevan lainnya. Model regresi linier sederhana diterapkan untuk menganalisis hubungan antara faktor independen dengan harga beras sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memiliki tingkat akurasi yang sangat baik, dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 2,76% untuk harga beras premium dan 3,28% untuk harga beras medium. Temuan ini menunjukkan bahwa regresi linier sederhana dapat menjadi alat yang andal untuk prediksi harga beras dan mendukung pengambilan keputusan strategis, baik oleh pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya. Model yang dibangun diharapkan dapat berkontribusi terhadap perencanaan kebijakan pangan yang lebih efektif, terutama di wilayah dengan fluktuasi harga tinggi seperti Kalimantan Barat.
Copyrights © 2025