Industri pangan harus mampu menghasilkan pangan yang berkualitas dan aman. Hal ini diatur oleh Standar Nasional Indonesia, Cara Pembuatan yang Baik dan Peraturan Pemerintah tentang Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk menjamin mutu pangan yang memenuhi persyaratan di atas. PD Dua Saudara merupakan industri rumah tangga yang berfokus pada bidang kuliner khususnya produksi tahu yang dibuat dengan mengolah kedelai melalui proses pengendapan protein. Metode yang digunakan yaitu System Layout Planning untuk meningkatkan tata letak departemen produksi tahu dengan mempertimbangkan Good Manufacturing Practices (GMP) sebagai dasar dalam perancangan fasilitas. Penelitian ini menghasilkan pengurangan jarak perpindahan dari 317 perpindahan menjadi 250 perpindahan dan ongkos material handling (OMH) juga mengalami penurunan sebesar 21% dari Rp. 40.006,83 menjadi Rp. 31489,54. Dalam penerapan GMP pada relayout fasilitas produksi ini perlu melakukan penggantian alat yang sesuai dengan GMP dengan investasi awal yang diperlukan perusahaan sebesar Rp. 9.339.000. Sehingga rancangan tata letak fasilitas produksi usulan ini lebih efektif dan efisien serta memenuhi standar Good Manufacturing Partices.
Copyrights © 2025