Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak fasilitas produksi pada Industri Mikro Kecil Menengah (IMKM) Reklin yang memproduksi cairan pemutih pakaian. Permasalahan utama adalah jarak perpindahan material yang panjang, alur produksi tidak teratur, dan tumpang tindih ruang kerja yang menurunkan efisiensi. Perancangan ulang dilakukan dengan pendekatan Systematic Layout Planning (SLP) yang didukung metode grafik, Activity Relationship Chart (ARC), From-To Chart, dan Flow Process Chart (FPC). Hasil penelitian menunjukkan total jarak perpindahan material berkurang dari 131,1-meter menjadi 90 meter, atau turun sebesar 31,35%. Pencapaian ini membuktikan bahwa tata letak usulan mampu meningkatkan efisiensi aliran material, menyederhanakan proses produksi, dan mengoptimalkan penggunaan ruang. Implementasi tata letak baru diharapkan mempercepat produksi serta memudahkan pengawasan operasional di IMKM Reklin.
Copyrights © 2025