Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Interaction of antifibrinolytic providing intrathecal in intraventricular blood: a systematic review and meta-analysis Fitra; Rizki Meizikri; Rafif Alfayat; Imam Hidayat; Wahyu Asrizal, Cynthia
Journal of International Surgery and Clinical Medicine Vol. 3 No. 1 (2023): (Available online: June 2023)
Publisher : Surgical Residency Program Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/jiscm.v3i1.40

Abstract

Introduction: Intraventricular hemorrhage refers to the presence of blood in the cerebroventricular system.  Intraventricular hemorrhage can lead to severe complications such as hydrocephalus. One of the therapeutic modalities for intraventricular hemorrhage is to perform CSF diversion using an external ventricular drain (EVD). To overcome complications related to the use of EVD, there have been several efforts to accelerate its excretion in ventricular blood, one of which is by intraventricular injection of fibrinolytic. The mixed results of studies on intraventricular fibrinolysis prompted investigators to conduct a review and meta-analysis of this treatment modality. Method: We conducted systematic reviews and meta-analyses on several literature databases and included articles in English. We were using the boolean operator AND to search for literature containing all keywords in the databases and analyze the data using SPSS and Revmann. Results: Unfavorable outcomes with the use of intraventricular fibrinolytic therapy in IVH occurred in a median of 51% of cases. The risk of an unfavorable outcome in IVH patients who received intraventricular fibrinolytic was 0.93 times compared to controls. The risk of an unfavorable outcome in IVH patients receiving rtPA and intraventricular urokinase was 0.95 and 0.73 times, respectively, compared to controls. The use of intraventricular fibrinolysis was able to reduce IVH volume by an average of 22.84 cc. The use of intraventricular fibrinolysis was able to improve the modified Graeb Score with an average change of 5.24 points Conclusion: Intraventricular fibrinolysis administration helps to reduce the risk of unfavorable outcomes in IVH cases.
Pengembangan Electronic Dictionary Card Berbasis Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII SMP Fitra; Rahmi, Ulfia; Hendri, Nofri; Eldarni
Journal of Pedagogy and Online Learning Vol. 2 No. 2 (2023): JPOL Volume 2 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpol.v2i2.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif yaitu E-Dictionary Card yang valid, praktis, dan efektif pada pembelajaran Bahasa Inggris. Keterbatasan perbendaharaan kosakata dan penggunaan buku teks, LKS, dan powerpoint yang dianggap menjenuhkan oleh peserta didik melatarbelakangi proses pengembangan yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE. E-Dictionary Card yang dikembangkan dilakukan uji validitas kepada 3 orang expert, uji praktikalitas kepada 20 orang, dan uji efektivitas kepada 20 orang. Hasil penelitian pengembangan yang dilakukan memperoleh tingkat validitas 3,9 untuk validasi materi, 3,875 untuk validasi media, 3,56 untuk uji praktikalitas, dan signifikansi (p value) sebesar 0.00 untuk uji efektivitas. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa multimedia yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan pada pembelajaran Bahasa Inggris kelas VII SMP.
Analisis Biomekanik Penggunaan Teknik Dodos Pada Pekerja Panen Kelapa Sawit Untuk Menurunkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal Agus, Muhammad; Susanti, Lusi; Raimona Zadry, Hilma; Fitra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.616

Abstract

Proses pemanenan kelapa sawit di Indonesia pada umumnya masih dilakukan secara manual seperti petik buah, ngangkong, ngutip, dan pemuatan. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kegiatan pemanenan memiliki risiko tinggi terhadap terjadinya musculoskeletal disorder karena pada saat bekerja, pekerja menggunakan teknik yang berbeda-beda saat menggunakan dodos, sehingga menyebabkan beban kerja yang diterima tubuh pekerja menjadi berlebihan, sehingga pekerja sering mengalami nyeri pada bagian tubuh terutama pada bagian bahu. Penelitian ini menganalisis penggunaan teknik dodos dalam aktivitas panen kelapa sawit untuk menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal (MSDs) pada pekerja. Teknik panen yang digunakan berdampak signifikan terhadap beban kerja dan kesehatan otot serta sendi pekerja. Penelitian dilakukan terhadap 10 pekerja panen dengan observasi, wawancara, dan analisis biomekanik berdasarkan standar SNI 9011:2021. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan teknik kerja yang lebih ergonomis menurunkan keluhan nyeri bahu sebesar 37,5 % dan nyeri pergelangan tangan sebesar 57,14 %. Penyesuaian sudut kerja dan rotasi tubuh juga mampu mengurangi beban biomekanik secara signifikan. Perbaikan dilakukan dengan memilih teknik yang paling tepat dengan beban kerja terkecil, teknik yang disarankan adalah teknik 1 untuk pohon 1, teknik 3.1 dan 3 untuk pohon 2, dan teknik 1 untuk pohon 3. Temuan ini menjadi dasar dalam pengembangan pelatihan teknik panen yang lebih aman dan efisien bagi pekerja kelapa sawit.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Perguruan Tinggi Swasta Di Kota Dumai Mesra, Trisna; Fitra; Faisal, Rudi; Alfiyad, Fahrul
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 2 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i2.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai faktor yang memengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa PTS yang ada di Kota Dumai, dengan jumlah sampel sebanyak 208 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung di lapangan untuk menjamin akurasi dan objektivitas, dengan menggunakan instrumen berupa angket atau kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi perguruan tinggi dalam melakukan perbaikan strategis, sehingga jumlah pendaftar yang memilih suatu perguruan tinggi dapat meningkat secara signifikan di masa mendatang. Hasil dari penelitian ini adalah faktor biaya pendidikan dan lingkungan tidak berpengaruh terhadap keputusan dalam memilih perguruan tinggi. Sedangkan faktor citra, lokasi dan promosi perguruan tinggi berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih pergurun tinggi.
Re-Layout Tata Letak Fasilitas Industri Kecil Menengah Iwan Batako Menggunakan Metode Systematic Layout Planning dan Grafik Faredo Shaputra; Fitra; Fathaniah Hashifah; M Zaruhul Khalish
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/ef2nma03

Abstract

Iwan Batako merupakan salah satu industri kecil menengah yang bergerak di bidang produksi bahan galian bukan logam yang memproduksi batu batako dan gorong-gorong. Ditemukan beberapa jarak antar fasilitas yang berjauhan sehingga waktu pemindahan proses produksi menjadi lama. Berdasarkan permasalahan tersebut, Penulis melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana tata letak usulan untuk Iwan Batako dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Grafik untuk mengoptimalkan proses produksi. Berdasarkan hasil evaluasi, alternatif layout yang terpilih adalah layout dengan metode SLP yang memiliki jarak perpindahan sebesar 2429 dibandingkan dengan metode Grafik sebesar 2569,3. Pengurangan jarak dari metode SLP sebesar 1,05 % dari metode Grafik. Untuk luas kebutuhan area produksi layout usulan Iwan Batako didapatkan sebesar 999,1 m2 dari luas area layout awal sebesar 964 m2. Sehingga dengan re-layout tata letak fasilitas tersebut, Iwan Batako dapat lebih memperhatikan tata letak untuk ruang produksi di pabrik agar lebih efektif dan efisien sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan.
Analisis Biomekanik Penggunaan Teknik Dodos Pada Pekerja Panen Kelapa Sawit Untuk Menurunkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal Agus, Muhammad; Susanti, Lusi; Raimona Zadry, Hilma; Fitra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.616

Abstract

Proses pemanenan kelapa sawit di Indonesia pada umumnya masih dilakukan secara manual seperti petik buah, ngangkong, ngutip, dan pemuatan. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kegiatan pemanenan memiliki risiko tinggi terhadap terjadinya musculoskeletal disorder karena pada saat bekerja, pekerja menggunakan teknik yang berbeda-beda saat menggunakan dodos, sehingga menyebabkan beban kerja yang diterima tubuh pekerja menjadi berlebihan, sehingga pekerja sering mengalami nyeri pada bagian tubuh terutama pada bagian bahu. Penelitian ini menganalisis penggunaan teknik dodos dalam aktivitas panen kelapa sawit untuk menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal (MSDs) pada pekerja. Teknik panen yang digunakan berdampak signifikan terhadap beban kerja dan kesehatan otot serta sendi pekerja. Penelitian dilakukan terhadap 10 pekerja panen dengan observasi, wawancara, dan analisis biomekanik berdasarkan standar SNI 9011:2021. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan teknik kerja yang lebih ergonomis menurunkan keluhan nyeri bahu sebesar 37,5 % dan nyeri pergelangan tangan sebesar 57,14 %. Penyesuaian sudut kerja dan rotasi tubuh juga mampu mengurangi beban biomekanik secara signifikan. Perbaikan dilakukan dengan memilih teknik yang paling tepat dengan beban kerja terkecil, teknik yang disarankan adalah teknik 1 untuk pohon 1, teknik 3.1 dan 3 untuk pohon 2, dan teknik 1 untuk pohon 3. Temuan ini menjadi dasar dalam pengembangan pelatihan teknik panen yang lebih aman dan efisien bagi pekerja kelapa sawit.
Perencanaan Ulang Tata Letak Fasilitas IKM Peternakan Ayam Broiler Menggunakan Metode Systematic Layout Planning dan Grafik Rozaq, Fahrul; Fitra; Saktiawan, Alifan; Prawira, Ridho
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2666

Abstract

IKM Ayam Boiler menghadapi masalah serius dalam tata letak fasilitas produksi. Tata letak saat ini tidak efisien karena penempatan peralatan yang tidak terorganisir, area kerja yang tumpang tindih, dan jarak perpindahan material yang jauh. Hal ini menyebabkan pemborosan waktu, ruang, dan tenaga kerja. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian dilakukan menggunakan dua metode: Systematic Layout Planning (SLP) dan metode berbasis grafik. Tujuannya adalah merancang ulang tata letak fasilitas untuk meningkatkan efisiensi. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data dan menganalisis hubungan antar aktivitas menggunakan Activity Relationship Chart (ARC) dan Activity Relationship Diagram (ARD). Setelah menghitung kebutuhan ruang untuk setiap stasiun kerja, beberapa alternatif tata letak dibuat. Perbandingan antara tata letak awal dan alternatif menunjukkan hasil yang signifikan. Tata letak awal memiliki jarak perpindahan material sejauh 1.574 m2. Metode SLP berhasil mengurangi jarak tersebut menjadi 1.559 m2. Namun, metode berbasik Grafik menunjukkan hasil terbaik dengan jarak perpindahan material hanya 1.251 m2. Dengan jarak perpindahan terpendek, metode berbasis Grafik terbukti paling efektif. Penerapan metode ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi penggunaan ruang dan produktivitas IKM Ayam Boiler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adalah solusi kunci untuk menciptakan tata letak fasilitas produksi yang lebih efisien dan efektif.
Optimasi Tata Letak Produksi IMKM Reklin dengan Metode SLP dan Grafik Muhammad, Furqan; Fitra; Rahman, Ridho; Sipayung, Daniel Rodearma
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2730

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak fasilitas produksi pada Industri Mikro Kecil Menengah (IMKM) Reklin yang memproduksi cairan pemutih pakaian. Permasalahan utama adalah jarak perpindahan material yang panjang, alur produksi tidak teratur, dan tumpang tindih ruang kerja yang menurunkan efisiensi. Perancangan ulang dilakukan dengan pendekatan Systematic Layout Planning (SLP) yang didukung metode grafik, Activity Relationship Chart (ARC), From-To Chart, dan Flow Process Chart (FPC). Hasil penelitian menunjukkan total jarak perpindahan material berkurang dari 131,1-meter menjadi 90 meter, atau turun sebesar 31,35%. Pencapaian ini membuktikan bahwa tata letak usulan mampu meningkatkan efisiensi aliran material, menyederhanakan proses produksi, dan mengoptimalkan penggunaan ruang. Implementasi tata letak baru diharapkan mempercepat produksi serta memudahkan pengawasan operasional di IMKM Reklin.
MANAJEMEN KOMUNIKASI PEMASARAN RUMAH MAKAN 17 PROPINSI CABANG ABDULLAH DAENG SIRUA MAKASSAR Fitra; Mahmud; T.G. Tanrasula, Muh. Agung
Jurnal Pendidikan Sang Surya Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Sang Surya
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the marketing communication strategies of RumahMakan 17 Propinsi, Abdullah Daeng Sirua branch, Makassar, using the MarketingMix (7P) concept and identifies the barriers encountered in its implementation. Aqualitative approach with descriptive analysis was employed, with data collectedthrough interviews, observations, and documentation from five informants, includingthe owner, employees, and customers. The findings reveal that the marketingcommunication strategies encompass high-quality products, affordable pricing,strategic location, promotion through personal selling and word of mouth, friendlyservice, efficient processes, and authentic physical evidence. However, theimplementation faces challenges such as message delivery errors, environmentalnoise, misunderstandings of local menu terms, and customers’ psycho-social factors.The study recommends adopting digital technologies like social media and employeetraining to enhance marketing communication effectiveness. These findings provideinsights into the relevance of traditional strategies in the digital era and the need for ahybrid approach to improve competitiveness.
PERBAIKAN TATA LETAK IKM VULKANISIR BAN GUNUNG TIMUR DI KOTA DUMAI Ferdiansyah; Fitra; Rohman, Habibur; M.Fathir N.A
Jurnal Mitra Teknik Industri Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Mitra Teknik Industri
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmti.v4i3.36313

Abstract

Gunung Timur Tire Retreading SME, located in West Dumai District, Dumai City, is experiencing inefficiencies in its facility layout. These inefficiencies result in irregular workflows, longer material handling distances, and suboptimal space utilization, which directly affect operational efficiency and productivity. This study aims to improve the facility layout to enhance workflow efficiency through the application of the Systematic Layout Planning (SLP) method and a graph-based approach. The research process includes field data collection, preparation of the operation process chart, from-to chart, activity relationship chart, relationship diagram, space requirement calculation, as well as the design and evaluation of alternative layouts. The analysis results show that the proposed layout using the SLP method reduced the total material handling distance from 545.71 meters to 346.8 meters, while the layout using the graph-based method resulted in a distance of 391.3 meters. The layout proposed using the SLP method demonstrated the highest efficiency, achieving a 36.45% reduction in material handling distance, improved workflow organization, and more optimal space utilization. Eventually, the implementation of the SLP method offers a strategic solution to improve the operational efficiency and productivity of the tire retreading IKM.