Pondasi merupakan elemen penting dalam proses konstruksi bangunan yang memiliki fungsi untuk menyalurkan dan mendistribusikan beban dari struktur bangunan atas ke tanah dibawahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai daya dukung pondasi bored pile dari hasil uji SPT menggunakan metode Reese and Wright dengan hasil uji PDA test . Perhitungan berdasarkan hasil uji SPT ini untuk menentukan daya dukung dari data parameter tanah dan metode loading test yang termasuk metode statis. Sedangkan untuk metode dinamis dengan pengujian Pile Driving Analyzer (PDA) dilakukan untuk mendapatkan daya dukung pondasi. Daya dukung pondasi merupakan hal yang penting karena untuk mempertimbangkan nilai keamanan struktural, karakteristik tanah, beban yang akan dipikul, serta perubahan lingkungan. Metode analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif, yaitu analisis untuk menilai suatu karakteristik dari sebuah data. Penelitian ini dilakukan pada pondasi jembatan Fly Over yang berada di jalan Kopo Bandung. Hasil perhitungan menunjukan bahwa daya dukung ujung tiang pondasi Bored Pile diameter 1,2 m dan panjang 24 m pada Abutment 2 dengan hasil uji SPT didapat nilai Qp = 486,53 ton, sedangkan berdasarkan hasil uji PDA didapat Qp = 125,00 ton. Daya dukung selimut tiang pondasi Bored Pile dengan hasil uji SPT didapat Qs = 603,66 ton, dengan hasil uji PDA didapat Qs = 719,00 ton. Hasil perhitungan penurunan elastis Bored Pile secara analitis didapatkan sebesar 50,61 mm.
Copyrights © 2025