Ekosistem hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang memiliki produktivitas tinggi dibandingkan ekosistem lain dengan dekomposisi bahan organik yang tinggi, dan menjadikannya sebagai mata rantai ekologis yang sangat penting bagi kehidupan mahluk hidup yang berada di perairan sekitarnya. analisis data yang digunakan dalam penelitianan ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Analsis data yang digunakan meliputi Indeks keanekaragaman, keseragaman, dan Dominansi. Hasil yang telah di dapatkan di desa bagan kuala yaitu keanekaragaman tertinggi pada kategori pohon terdapat pada stasiun 1 dengan nilai 1,45. dan terendah dengan nilai 1,13 pada stasiun 4. Dari semua nilai keanekaragaman memiliki nilai keanekaragaman sedang. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi ekosistemnya masih stabil. keseragaman tertinggi pada pohon terdapat pada stasiun 1 dengan nilai 0,90 dan terendah pada stasiun 4 dengan nilai 0,81. Dari semua nilai keseragaman termasuk ke dalam keseragaman besar. Hai ini menunjukkan bahwa jumlah individu tersebar merata di antara semua jenis. Adapun Nilai dominansi spesies tertinggi pada Bruguiera sexangula dengan nilai 48,68% dan nilai terendah yaitu Rhizophora Apiculata dengan nilai 0,33%. Secara keseluruhan mangrove yang mendominansi di desa bagan kuala yaitu spesies Bruguiera sexangula baik dari sisi jumlah spesies maupun luas penutupan area. Kondisi ini mencerminkan karakteristik habitat yang sesuai bagi pertumbuhan spesies tersebut, baik dari segi jenis substrat, salinitas, maupun pasang surut.
Copyrights © 2025