cover
Contact Name
Ria Retno Dewi Sartika Manik
Contact Email
prodi.mpsdp@uhnp.ac.id
Phone
+6285282137297
Journal Mail Official
prodi.mpsdp@uhnp.ac.id
Editorial Address
Jl. Sangnawaluh No.4, Siopat Suhu, Kec. Siantar Tim., Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara 21136
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan
ISSN : 31102441     EISSN : -     DOI : -
JPTSDP is a scientific journal contains research results in the field of BIOLOGY, ENGINEERING, FISHERIES AND ENVIRONMENTAL Published since 2012, Fisheries Journal publishing articles with the following scope : 1. Mechanical Engineering 2. Engineeing materials 3. Mechanical design 4. Energy Conversion 5. Manufacturing and automation 6. Biology 7. Aquaculture 8. Enviromental 9. Fishery Resource Management 10. Marine Science 11. Processing Of Fishery Products
Articles 27 Documents
PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU UNTUK PERTUMBUHAN MIKROALGA SPIRULINA SP. PADA KULTIVASI INDOOR Sianipar, Mila Susanty
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Tahu adalah jenis makanan yang memiliki nilai gizi, mengandung protein dengan bahan dasar kacang kedelai. Kebutuhan terhadap kedelai mencapai 2,3 juta ton pertahun, dimana 40% yang dikonsumsi berupa tahu, 50% berupa tempe dan 10% minyak kedelai.  Spirulina Sp. merupakan jenis mikroalga golongan Cyanophyta atau alga hijau biru (blue-green algae) yang telah banyak digunakan sebagai pakan alami dalam usaha budidaya khususnya dalam pembenihan karena memiliki nilai nutrisi yang tinggi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Pengukuran kepadatan, uji laju pertumbuhan, uji Anova dan uji tukey. Dari hasil penelitian diketahui Kepadatan sel tertinggi terdapat pada perlakuan B sebanyak 1.260 sel/ml pada hari ke-5 dan kepadatan sel terendah terdapat pada perlakuan A sebanyak 250 sel/ml pada hari ke-9. Jika dibandingkan dengan kontrol hal ini sangat berbeda karena pada hari ke-5 jumlah kepadatan pada kontrol sebanyak 210 sel/ml sedangkan pada hari ke-9 sebanyak 270 sel/ml, hal ini berarti ada pengaruh yang ditimbulkan oleh limbah cair tahu sebagai nutrisi bagi Spirulina Sp. dan laju pertumbuhan Spirulina Sp. terbaik ada pada perlakuan A sebanyak 0,57 sel/ml pada hari ke-10, Lalu pertumbuhan terbaik kedua adalah perlakuan C sebanyak 0,46 sel/ml pada hari ke-12 dimana 1 liter limbah cair tahu dan 3 liter Spirulina Sp., Pertumbuhan terbaik ketiga adalah perlakuan B sebanyak 0,34 sel/ml pada hari ke-12.
STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI PERAIRAN TIGARAS KECAMATAN DOLOK PARDAMEAN  KABUPATEN SIMALUNGUN PROVINSI SUMATERA UTARA Hotnila
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumatera Utara memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk pegunungan, danau, sungai, serta hutan tropis yang indah. Salah satu ikon provinsi ini adalah Danau Toba yang termasuk dalam 5 destinasi super prioritas. Ekosistem terdapat diberbagai daerah salah satu ekosistem yang ada di perairan Danau Toba adalah Tigaras. Struktur komunitas fitoplankton ditentukan menggunakan beberapa indeks biologi seperti indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi. Keanekaragaman fitoplankton sangat dipengaruhi oleh stabil atau tidaknya suatu lingkungan perairan. Penelitian dilakukan pada bulan mei 2025 di perairan Tigaras Kabupaten Simalungun dan dilakukan identifikasi di Laboratorium Manajemen Pengelolaan Sumberdaya Perairan. Data dianalisis menggunakan indeks keseragaman, keanekaragaman dan dominansi. Hasil analisis nilai indeks keanekaragaman pada seluruh stasiun, yaitu sejumlah 2,72 Ind. Hasil analisis indeks keseragaman yang didapatkan pada seluruh stasiun sejumlah 0,92 Ind. Hasil analisis indeks dominansi pada seluruh stasiun sejumlah 0,078 Ind.  
Struktur Komunitas Makrozoobentos Pada Ekosistem Mangrove di Desa Sisarahili Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara Sumatera Utara Zega, Edward
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Nias Utara adalah salah satu kabupaten yang terletak di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Nias pada tahun 2008.  Ekosistem mangrove yaitu salah satu tipe ekosistem yang unik, oleh karena hidup dalam dua karakteristik ekosistem yaitu darat dan laut sehingga mengakibatkan jenis biota yang hidup di habitat mangrove terdiri dari biota laut dan biota darat. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mengetahui indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi makrozoobentos. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominasi jenis makrozoobentos yang terdapat pada seluruh stasiun di wilayah mangrove Desa Sisarahili Kecamatan Sawo Kabupaten Indeks keanekaragaman (H') bervariasi antara 1,81 dan 2,08 untuk kategori sedang. Indeks keseragaman (E) berkisar antara 0,93 hingga 0,95 pada kategori Stabil dan indeks dominasi (C) berkisar 0,14 hingga 0,18 dalam kategori Lemah.
HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN GULAMAH (Johnius trachycephalus) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN PROVINSI SUMATERA UTARA Rumapea, Tresi
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan panjang-berat ikan juga berfungsi sebagai indikator kesehatan ikan. Jika berat ikan tidak sebanding dengan panjangnya, itu bisa menunjukkan bahwa ikan tersebut dalam kondisi buruk, seperti kurang makan, terpapar polusi, atau ada gangguan lain dalam ekosistem. Pelngambilan sampell dilakulkan seltiap minggul sellama satul bullan pelnellitian delngan julmlah total sampell selbanyak 200 elkor. Hulbulngan panjang belrat ikan ikan Gulamah (Johnius trachycephalus) yang didaratkan di Pellabulhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan melnulnjulkkan pola pelrtulmbulhan allomeltrik nelgatif dimana pelrtambahan panjang tulbulh lelbih celpat dibandingkan delngan pelrtambahan belrat tulbulh ikan. Nilai rata-rata faktor kondisi ikan ikan Gulamah (Johnius trachycephalus) yang didaratkan di Pellabulhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan  yaitul 2,9955 yang belrarti melmiliki badan yang pipih.
STUDI MORFOMETRIK IKAN KEMBUNG PEREMPUAN (Rastrelligerbrachysoma) DARI HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PELABUHAN TANJUNG TIRAM, KABUPATEN BATUBARA Silalahi, Gilbert
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis morfometrik ikan kembung perempuan (Rastrelliger brachysoma) yang tertangkap oleh nelayan di Pelabuhan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara. Sampel ikan kembung perempuan dikumpulkan dari hasil tangkapan nelayan dan diukur morfometriknya, termasuk Panjang total, Panjang standar, dan rasio morfometrik lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ikan kembung perempuan di Pelabuhan  Tanjung Tiram memiliki karakteristik morfometrik yang unik dan dapat digunakan sebagai acuan untuk pengelolaan sumber daya ikan di wilayah tersebut. Penelitian ini juga membahas tentang potensi pemanfaatan ikan kembung perempuan sebagai sumber daya perikanan yang berkelanjutan di kabupaten Batubara.
Analisis Keanekaragaman dan Keseragaman Komunitas Mangrove di Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara Ginting, Nur
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang memiliki produktivitas tinggi dibandingkan ekosistem lain dengan dekomposisi bahan organik yang tinggi, dan menjadikannya sebagai mata rantai ekologis yang sangat penting bagi kehidupan mahluk hidup yang berada di perairan sekitarnya. analisis data yang digunakan dalam penelitianan ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Analsis data yang digunakan meliputi Indeks keanekaragaman, keseragaman, dan Dominansi. Hasil yang  telah di dapatkan  di desa bagan kuala yaitu keanekaragaman tertinggi pada kategori pohon terdapat pada stasiun 1 dengan nilai 1,45. dan terendah dengan nilai 1,13 pada stasiun 4. Dari semua nilai keanekaragaman memiliki nilai keanekaragaman sedang. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi ekosistemnya masih stabil. keseragaman  tertinggi pada pohon terdapat pada stasiun 1 dengan nilai 0,90 dan terendah pada stasiun 4 dengan nilai 0,81. Dari semua nilai keseragaman termasuk ke dalam keseragaman besar. Hai ini menunjukkan bahwa jumlah individu tersebar merata di antara semua jenis.  Adapun Nilai dominansi spesies tertinggi pada Bruguiera sexangula dengan nilai 48,68% dan nilai terendah yaitu Rhizophora Apiculata dengan nilai 0,33%. Secara keseluruhan mangrove yang mendominansi di desa bagan kuala yaitu spesies Bruguiera sexangula baik dari sisi jumlah spesies maupun luas penutupan area. Kondisi ini mencerminkan karakteristik habitat yang sesuai bagi pertumbuhan spesies tersebut, baik dari segi jenis substrat, salinitas, maupun pasang surut.
PENENTUAN STATUS MUTU AIR DANAU TOBA MENGGUNAKAN METODE NSF-WQI DI TIGARAS KECAMATAN DOLOK PARDAMEAN KABUPATEN SIMALUNGUN PROVINSI SUMATERA UTARA Samosir, Lidia Sriayu
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Danau Toba adalah ekosistem air tawar yang menopang kehidupan berbagai biota air dan masyarakat sekitar. Penurunan kualitas air Danau Toba telah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian dengan penerapan metode NSF-WQI di Danau Toba khususnya di kawasan Tigaras, masih sangat terbatas. Water Quality Index (WQI) merupakan salah satu pendekatan yang efektif untuk mengevaluasi status mutu air secara komprehensif. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengukuran dan pengambilan sampel air Danau Toba dilakukan di 3 Stasiun dan 3 kali pengulangan. Sampel air diambil dengan menggunakan metode sampling atau pengambilan secara langsung pada titik tertentu. Hasil pengukuran dan analisis sampel air Danau Toba di Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean ditinjau dari metode NSF-WQI menunjukkan nilai suhu, DO dan BODmendapat nilai rendah. Dan untuk parameter pH, nitrat, fosfat, kekeruhan, TSS dan fecal coliform memiliki nilai yang cukup baik. Penggunaan metode NSF – WQI pada penentuan kualitas air Danau Toba di Tigaras masuk katergori Sedang yang berarti perairan tersebut baik namun sudah menunjukkan gejala pencemaran ringan pada perairan Danau Toba
Pengaruh Suhu Permukaan Laut (SPL) dan Kandunagan Klorofil-a Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kembung (Rastelliger kanagurta) Yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan Provinsi Sumatera Utara PURBA, RUTH
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan kembung (Rastrelliger Kanagurta) merupakan ikan pelagis kecil yang  diminati oleh masyarakat Indonesia sebagai ikan konsumsi  karena  selain  memiliki  rasa yang enak ikan kembung juga tergolong ikan yang sangat ekonomis.Permukaan Laut (SPL) merupakan parameter oseanografi yang dibutuhkan oleh setiap organisme perairan untuk menunjang berbagai proses kehidupan bagi organisme pelagis. Klorofil-a merupakan dasar dari rantai makanan yang memiliki peran penting dalam keberadaan ikan di perairan, sehingga perubahan kondisi konsentrasi klorofil-a berkontribusi pada distribusi ikan, terutama ikan pelagis kecil yang membutuhkan makanan berupa fitoplankton. Hasil Tangkapan ikan kembung (Rastelliger kanagurta) pada Suhu Permukaan Laut (SPL) dan Klorofil-a yang diperoleh pada bulan tertinggi yaitu November 2023 (musim Peralihan II) dengan jumlah hasil tangkapan sebesar 4.641 kg dan jumlah nilai rata-rata hasil tangkapan musiman tertinggi pada musim peralihan II (Juni-Agustus 2023) sebesar 3.237 kg dan terendah pada musim barat (Desember 2023-Februari 2024) dengan nilai 1004 kg.
UJI KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL, TEMBAGA, BESI DAN CADMIUM DISUNGAI RAMPAH DESA TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI AMBARITA, DEO KARTIKO
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Rampah adalah Perairan Serdang Bedagai yang terletak di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai. Perairan ini mengalir dari hulu sungai yang berasal dari Kecamatan Sei Rampah lebih kurang 5 km dari Kota Sei Rampah ke arah timur dan bermuara ke perairan bedagai yang berhubungan langsung dengan Pantai Sialang Buah. Pencemaran air dapat diartikan sebagai masuknya  zat cair atau zat padat, suatu energi atau komponen lain ke dalam air. Sehingga kualitas air menjadi turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan kegunaannya. Berdasarkan hasil uji laboratorium Baristand Medan untuk setiap substasiun diperoleh timbal sebesar < 0,003 mg/L, tembaga sebesar < 0,006 mg/L, besi sebesar 0,05-0,12 mg/L, dan cadmium sebesar < 0,002 mg/L, sedangkan parameter suhu diperoleh sebesar 25-33, °C, DO sebesar 5,8-9,0 mg/L, dan pH sebesar 6,83-8,06. Dari hasil penelitian yang dilakukan di sungai Rampah dapat disimpulkan sungai Rampah masih memenuhi standart baku mutu kelas II menurut PPRI No. 22 Tahun 2021 kelas II
Rancang Bangun dan Analisis Mesin Penggiling Biji Kopi Menjadi Bubuk Halus Dengan Kapasitas 5 Kg/Jam Panjaitan, Angga; Purba, Jhon; Siahaan, Azarya
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Tanaman kopi merupakan komoditi perkebunan dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Proses merubah biji kopi menjadi bubuk kopi akan lebih lama jika dilakukan dengan tenaga tangan manusia. Selain itu juga dibutuhkan tenaga yang tidak kecil. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat mesin penggiling kopi kapasitas 5 kg/jam. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen sungguhan (true experiment) yaitu untuk mengetahui proses pembuatan mesin penggiling kopi, sehingga meningkatkan efisiensi produksi dan menghasilkan produk akhir yang berkualitas tinggi. Hasil pengujian dibandingkan dengan target desain. Jika performa mesin memenuhi kriteria efisiensi dan kualitas gilingan, maka desain dianggap valid. Jika belum, maka dilakukan evaluasi ulang dan perbaikan desain. Adapun hasil dari rancang bangun ini terdiri dari komponen-komponen rangka mesin, motor penggerak, sistem transmisi, poros dan dudukan pisau, pisau penggiling dan corong masuk dan keluar serta saringan. Kesimpulan penelitian ini yaitu mesin mampu menggiling biji kopi secata efektif dengan waktu penggilingan rata-rata 7,5 menit untuk 5 kg bahan baku, tingkat kehalusan bubuk mencapai 93,3% dan efesiensi sebesar ±97,5%.

Page 1 of 3 | Total Record : 27