Meningkatnya kebutuhan akan akses internet yang stabil dan cepat, terutama di lingkungan RT/RW Net yang melayani pelanggan rumah tangga dengan berbagai kebutuhan seperti streaming dan pengunduhan, memunculkan tantangan dalam pengelolaan lalu lintas jaringan, terutama ketika menggunakan lebih dari satu penyedia layanan internet (ISP). Penelitian ini mengusulkan penerapan arsitektur Software Defined Networking (SDN) sebagai solusi untuk mengatasi masalah distribusi trafik yang tidak merata melalui mekanisme loadbalancing. SDN memberikan kontrol PDF dan fleksibel dalam pengelolaan jaringan, memungkinkan pengaturan lalu lintas secara dinamis dan efisien. Implementasi dilakukan dengan menggunakan pengontrol OpenDaylight dan perangkat MikroTik sebagai router yang dikonfigurasi mendukung protokol OpenFlow untuk loadbalancing dua ISP. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan pada parameter Quality of Service (QoS) seperti throughput, delay, jitter, dan packet loss. Dengan penerapan SDN dan loadbalancing setelah dilakukan pengujian dengan QoS didapat hasil rata-rata dari masing-masing parameter yaitu, untuk throughput dengan rata-rata 8,36 mbps , untuk parameter packet loss didapat hasil rata-rata 0.09% , untuk delaynya dengan rata-rata 39 ms dan parameter jitter dengan rata-rata 12,67 ms. Dari semua hasil pengujian parameter diatas membuktikan adanya peningkatan kualitas jaringan dibandingkan dengan sebelum penerapan SDN dan loadbalancing.
Copyrights © 2025