Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana reformasi sistem administrasi perpajakan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan mempertimbangkan variabel lingkungan sebagai faktor intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat antar variabel yang diteliti berdasarkan teori-teori yang ada. Dalam penelitian ini populasi yang diteliti adalah pegawai Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 80 responden. Hasil penelitian adalah Indikator Pembaruan Sistem Administrasi Perpajakan menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman wajib pajak terhadap kewajiban perpajakan. Lingkungan sosial juga terbukti memiliki pengaruh penting terhadap kepatuhan wajib pajak, hal ini menunjukkan bahwa kebijakan perpajakan yang mendukung dapat mendorong wajib pajak untuk lebih patuh. Selain itu, pengaruh tidak langsung pembaharuan nilai dan sistem melalui lingkungan menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dalam meningkatkan kepatuhan.
Copyrights © 2026