Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanaya kondisi siswa dalam kemampuan memahami materi masih rendah, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran, dan juga siswa yang tidak antusias dalam proses pembelajaran dapat berdampak pada tidak berhasilnya tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah kelas IV-B di MIN 2 Kota Surabaya dengan jumlah 27 siswa. Hasil dalam penelitian Evektifitas metode virtual field trip diukur dengan 3 indikator. Yaitu indikator aktivitas siswa, respon siswa dan hasil belajar siswa. Dari ketiga indikator tersebut telah diperoleh data hasil aktivitas siswa dengan skor 96, hasil respon siswa dengan presentase 94,7% dan hasil belajar siswa dengan presentase 70,3%. Dari data tersebut telah di hitung rata-rata indikator dan diperoleh presentase nilai hasil akhir sejumlah 87% dengan kategori “Sangat Efektif”. Dari data tersebut dapat kita ketahui bahwa metode pembelajaran dengan menggunakan virtual field trip pada pembelajaran IPAS materi pancaindera terbuktit efektif.
Copyrights © 2024