Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas video, iklan afiliasi, dan storytelling konten terhadap minat membeli konsumen di platform TikTok. Latar belakang penelitian ini didasari oleh maraknya penggunaan TikTok sebagai media promosi digital, khususnya melalui fitur afiliasi yang melibatkan kreator konten. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden pengguna TikTok di Indonesia yang pernah terpapar konten promosi. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dilakukan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas video tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Sebaliknya, iklan afiliasi dan storytelling memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap minat beli konsumen. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat membeli dengan kontribusi sebesar 46,1%, yang berarti masih terdapat faktor lain di luar model yang dapat mempengaruhi minat beli konsumen. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan naratif dan keaslian dalam membangun strategi pemasaran digital yang efektif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku bisnis untuk lebih fokus pada penggunaan iklan afiliasi yang otentik dan storytelling yang emosional dibanding sekadar meningkatkan kualitas teknis video.
Copyrights © 2025