Infrastruktur desa memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta mengurangi kesenjangan antara wilayah pedesaan dan perkotaan. Di Desa Air Bajo, kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh ketiadaan pembatas fisik dan visual yang jelas antara desa dengan wilayah sekitarnya. Tujuan utama program ini adalah membangun pembatas desa yang kokoh, estetis, serta mencerminkan identitas lokal masyarakat Desa Air Bajo, sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya batas wilayah administratif dan identitas desa. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara tim pengabdian, pemerintah desa, dan masyarakat. Metodologi kegiatan meliputi tahapan survei lokasi, sosialisasi, pelaksanaan pembangunan, hingga serah terima hasil. Sebanyak 25 warga terlibat langsung, terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda. Pembangunan berlangsung selama 14 hari kerja, dengan pembagian waktu antara persiapan, pembangunan struktur utama, dan tahap penyelesaian akhir. Hasil pembangunan berupa pembatas desa sepanjang 20 meter dan tinggi 2,5 meter, dilengkapi gapura serta papan nama dengan motif ornamen lokal khas Desa Air Bajo. Infrastruktur ini tidak hanya berfungsi sebagai batas wilayah, tetapi juga simbol identitas budaya masyarakat. Dampak kegiatan terlihat dari peningkatan kualitas infrastruktur fisik, penguatan nilai sosial budaya, pengembangan ekonomi lokal, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Program ini menciptakan sinergi positif antara masyarakat, pemerintah desa, dan universitas, serta memperkuat rasa memiliki terhadap identitas lokal dan keberlanjutan pembangunan desa.
Copyrights © 2025