Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan mahasiswa melalui pelatihan urban farming yang dilaksanakan di Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya. Metode pelaksanaan mencakup edukasi konsep urban farming, praktik pembuatan pupuk kompos dari limbah organik dapur, serta implementasi budidaya tanaman melalui sistem AMN Farming berbasis permakultur. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 62% peserta berada pada kategori pengetahuan sedang hingga rendah, dengan nilai rata-rata 4,9. Namun, setelah pelatihan dilaksanakan, seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan 100% berada pada kategori tinggi dan rata-rata skor meningkat menjadi 10,0. Hasil ini menunjukkan bahwa program pelatihan urban farming tidak hanya berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan pangan dan sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pembangunan budaya pertanian urban di lingkungan mahasiswa.
Copyrights © 2025