Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena Coffe Street sebagai ruang sosial alternatif bagi mahasiswa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam konteks perubahan gaya hidup dan pola interaksi sosial. Studi ini berfokus pada bagaimana keberadaan kafe jalanan tersebut tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang untuk membangun jejaring sosial, berdiskusi, serta mengekspresikan identitas diri mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap pengunjung, barista, serta pengelola Coffe Street. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola interaksi dan makna sosial yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Coffe Street berfungsi sebagai ruang sosial inklusif yang mendukung proses sosialisasi dan kreativitas mahasiswa. Tempat ini juga mencerminkan pergeseran gaya hidup ke arah yang lebih terbuka, dinamis, dan komunikatif. Kesimpulannya, Coffe Street bukan sekadar tempat nongkrong, melainkan arena sosial baru yang memperkuat solidaritas, memperluas jaringan pertemanan, dan menjadi bagian dari identitas budaya mahasiswa masa kini.
Copyrights © 2025