Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan mengidentifikasi penyebab ketidakkonsistenan mutu menggunakan fishbone diagram. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen. Analisis fishbone diagram mengidentifikasi enam elemen penyebab ketidakkonsistenan: manusia (variasi metode kerja operator dan kurangnya pelatihan), mesin (kontrol suhu tidak otomatis dan spinner kurang efisien), metode (SOP belum terstandarisasi), lingkungan (ventilasi terbatas dan kelembapan tinggi), dan pengukuran (checksheet belum spesifik dan penilaian sensitif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Manufacturing Practices dan analisis fishbone diagram sangat penting untuk menjaga konsistensi mutu produk. Peningkatan kualitas bahan baku, pelatihan karyawan, dan pengendalian proses yang ketat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan kualitas produk Fisnack.
Copyrights © 2025