Layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless) merupakan inovasi digital di sektor perbankan yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi tanpa kartu fisik. Mahasiswa, sebagai generasi digital, menjadi segmen potensial pengguna layanan ini. Tujuan daripada penelitian ini guna mengkaji pengaruh persepsi keamanan dan kemudahan terhadap minat mahasiswa menggunakan layanan cardless pada bank-bank BUMN, melalui pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 96 responden mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Wanita Internasional yang mengetahui layanan ini. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner lalu dianalisis melalui regresi linier berganda dengan memanfaatkan program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi keamanan dan kemudahan berpengaruh positif serta signifikan terhadap minat mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Nilai signifikansi keduanya di bawah 0,05, dengan koefisien regresi persepsi keamanan sebesar 0,432 dan kemudahan sebesar 0,412. Nilai adjusted R² sebesar 0,515 mengindikasikan bahwasanya 51,5% variasi minat dapat dijelaskan oleh kedua variabel ini, sementara 48,5% sisanya dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, semakin tinggi persepsi mahasiswa terhadap keamanan dan kemudahan layanan cardless, semakin besar minat penggunaannya. Bank perlu memperkuat keamanan sistem serta mengoptimalkan kemudahan akses agar lebih menarik bagi generasi muda.
Copyrights © 2025