Pergaulan bebas di kalangan remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan di tengah kemajuan teknologi informasi. Kemudahan akses terhadap media digital membawa dampak ganda, baik sebagai sumber pengetahuan maupun sebagai saluran penyebaran nilai-nilai negatif yang dapat merusak karakter remaja. Pendidikan etika di lingkungan sekolah menjadi salah satu pendekatan strategis untuk membentengi siswa dari perilaku menyimpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan etika sebagai upaya pencegahan pergaulan bebas, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam implementasinya di era media digital. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SMP Negeri 10 Kota Tebing Tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan etika memiliki pengaruh positif terhadap pembentukan karakter siswa, namun masih menghadapi tantangan seperti lemahnya pengawasan orang tua, pengaruh negatif teman sebaya, dan kurangnya integrasi nilai moral dalam semua mata pelajaran. Diperlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat serta pemanfaatan teknologi secara bijak untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya etika dan tanggung jawab sosial siswa
Copyrights © 2025