Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai model evaluasi pendidikan yang digunakan dalam proses pengukuran dan penilaian efektivitas program pembelajaran maupun kebijakan pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelusuri konsep, karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan dari beberapa model evaluasi pendidikan yang paling dikenal, seperti model CIPP, model Tyler, model Countenance, model Stake, dan model Kirkpatrick. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap model memiliki orientasi dan pendekatan yang berbeda-beda, tergantung pada tujuan, konteks, serta jenis program yang dievaluasi. Model CIPP cenderung digunakan untuk evaluasi yang bersifat komprehensif dan berorientasi pada perbaikan program, sementara model Tyler lebih fokus pada pencapaian tujuan instruksional. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak ada satu model evaluasi yang bersifat universal, sehingga pemilihan model evaluasi harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik lembaga pendidikan. Temuan ini memperkuat pentingnya pemahaman mendalam terhadap teori evaluasi serta fleksibilitas dalam implementasinya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik, perencana pendidikan, dan peneliti dalam menentukan pendekatan evaluasi yang tepat guna meningkatkan mutu pendidikan.
Copyrights © 2025