Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, termasuk di Kabupaten Bandung. Namun, rendahnya kompetensi SDM dan terbatasnya akses informasi ekspor membuat minat mengikuti pelatihan ekspor belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi SDM dan akses informasi terhadap minat pegawai Wanoja Coffee mengikuti pelatihan ekspor. Metode kuantitatif digunakan dengan sampel jenuh 45 pegawai, diuji validitas, reliabilitas, serta dianalisis regresi berganda. Hasil menunjukkan kompetensi SDM dan akses informasi berpengaruh positif signifikan, baik parsial maupun simultan, dengan Adjusted R² 0,691. Kesimpulannya, peningkatan kompetensi SDM dan akses informasi menjadi faktor penting mendorong minat pelatihan ekspor.
Copyrights © 2025