Program literasi adalah kegiatan yang bersifat partisipatif melibatkan seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kemampuan mngakses dan memahami melalui melihat, membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Tujuan dari program literasi untuk meningkatkan minat baca. Namun, tidak jarang masih ada siswa yang masih rendah minat untuk membaca sehingga memiliki prestasi belajar yang rendah. Adapun tinggi atau rendahnya prestasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal dari diri siswa sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan program literasi sekolah dengan minat baca dan prestasi belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah Desa Pesanggerahan Kecamatan Batu. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. Populasi berjumlah 148 orang, sampel 103 responden yang terdiri dari 114 siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum dan 34 siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum. Teknik analisis data dengan korelasi product moment menggunakan SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan program literasi sekolah dengan minat baca dengan nilai signifikansi 0,026 < 0,5 dan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,216 dikategori lemah dikarenakan pelaksanaan program literasi sekolah disaat pandemi tidak berjalan secara maksimal yang menjadi indikator paling tinggi dari variabel program literasi sekolah adalah tahap pengembangan. Sementara itu untuk variabel minat baca yang menjadi indikator paling tinggi adalah dorongan dari guru. (2) Terdapat hubungan program literasi sekolah dengan prestasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,908 dikatagori kuat sekali meskipun pelaksanaan program literasi dilakukan disaat pandemi. Keberhasilan pelaksanaan program literasi sekolah dalam meningkatkan prestasi belajar siswa tidak terlepas dari faktor internal dan kondisi psikologi siswa.
Copyrights © 2025