Penelitian ini membahas penggunaan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia dengan meninjau dari tiga sudut pandang filsafat ilmu: ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Kajian ini dilaksanakan melalui analisis literatur terhadap 17 artikel yang dianggap relevan. Dari aspek ontologis, STAD memposisikan pembelajaran sebagai aktivitas sosial yang menempatkan siswa sebagai peserta aktif dalam membangun pengetahuan melalui kerja sama tim. Secara epistemologis, pengetahuan dalam STAD diperoleh lewat proses interaksi, diskusi kelompok, dan refleksi bersama, yang mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa, bukan sekadar penerimaan informasi secara pasif. Sementara itu, secara aksiologis, model ini mengintegrasikan nilai-nilai sosial seperti kolaborasi, tanggung jawab, dan sikap toleran melalui mekanisme penghargaan kelompok. Temuan dari kajian menunjukkan bahwa STAD mampu meningkatkan capaian belajar, kemampuan menulis, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Kendati demikian, keberhasilan pelaksanaan STAD bergantung pada kesiapan guru dalam membimbing kelompok dan manajemen waktu yang efektif. Secara keseluruhan, STAD berpotensi menjadi pilihan strategi pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan peningkatan mutu pendidikan di era abad ke-21.
Copyrights © 2025