Berpikir merupakan proses yang berkembang seiring dengan pertumbuhan kognitif anak. Anak-anak memiliki cara berpikir yang berbeda tergantung pada tahapan perkembangan kognitif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 1 Bandung yang berjumlah 19 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil kemampuan berpikir kritis peserta didik dikelompokkan menjadi 3 tingkat yaitu: tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi, sedang, dan rendah. Berdasarkan hasil tes menunjukkan 5,26% peserta didik pada kategori tingkat berpikir kritis tinggi, 5,26% peserta didik pada kategori tingkat berpikir kritis sedang, dan 94,737% peserta didik pada kategori rendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas V di SDN 1 Bandung masih mengalamami kesulitan dalam menyelesaikan soal tes kemampuan berpikir kritis. Hal ini ditunjukkan dari hasil tes dan wawancara dimana peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal yang diberikan.
Copyrights © 2025