Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pemahaman Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa antara metode pembelajaran Inquiry dan metode konvensional (ceramah). Penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas III A (30 siswa) dan III B (29 siswa) SDN Kembangan Utara 01, dengan sampel jenuh sebanyak 59 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman berbentuk essay, dari 15 soal hanya 10 yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pemahaman antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil posttest Mann-Whitney diperoleh Zhitung: -3,792 dengan nilai signifikansi <0,001, sehingga Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa yang diajar dengan metode Inquiry lebih tinggi dibandingkan metode ceramah.
Copyrights © 2025