Perkembangan teknologi digital dan popularitas game online telah memicu meningkatnya perhatian terhadap dampak perilaku bermain game terhadap kesejahteraan emosional remaja. Intensitas bermain game online yang tinggi dapat memengaruhi regulasi emosi dan berpotensi memunculkan perilaku adiksi, yang pada gilirannya berdampak pada prestasi akademik dan interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas bermain game online terhadap kondisi emosional siswa melalui kajian literatur dari berbagai jurnal nasional dan internasional terbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan pendekatan analisis tematik, mencakup identifikasi, sintesis, dan interpretasi hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai game online, regulasi emosi, dan perilaku remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa intensitas bermain game online berkorelasi dengan peningkatan risiko emosi negatif, termasuk kecemasan, stres, dan agresivitas, namun regulasi emosi berperan sebagai faktor protektif yang signifikan (Naeem, Rafique, Nazir, & Rasool, 2025; Gross, 1999). Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pengelolaan waktu dan pelatihan regulasi emosi bagi siswa untuk mencegah dampak negatif adiksi game online. Kesimpulannya, artikel ini memberikan pemahaman mendalam mengenai hubungan antara intensitas bermain game dan kondisi emosional remaja, sekaligus merekomendasikan penelitian lanjutan dengan metode empiris atau longitudinal untuk memvalidasi temuan dan mengembangkan intervensi efektif.
Copyrights © 2025