Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran berbasis Digital Storytelling dalam meningkatkan pemahaman konsep sosial pada peserta didik SMP Negeri 5 Kota Kupang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep sosial akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang cenderung tekstual dan kurang kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group design melibatkan 60 peserta didik kelas VIII yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian mencakup tes pemahaman konsep sosial, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent samples t-test, serta didukung data kualitatif melalui observasi selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran menggunakan Digital Storytelling mengalami peningkatan pemahaman konsep sosial yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Siswa menampilkan keterlibatan belajar yang lebih tinggi, pemahaman konsep yang lebih konkret, serta peningkatan empati dan kesadaran sosial. Secara teoretis, efektivitas ini didukung oleh dual coding theory, konstruktivisme sosial, dan narrative transportation yang menekankan integrasi visual, verbal, dan konteks sosial dalam membangun pemahaman. Penelitian ini merekomendasikan integrasi Digital Storytelling sebagai model pembelajaran inovatif dalam mata pelajaran IPS di tingkat SMP.
Copyrights © 2025