Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sarana dan prasarana dalam mendukung proses pembelajaran seni pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan lokasi penelitian di dua satuan pendidikan anak usia dini di Kota Pangkalpinang. Informan terdiri atas kepala sekolah dan pendidik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran seni telah terintegrasi dalam kegiatan harian anak, namun implementasinya belum berjalan secara optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan ruang khusus, ketersediaan alat pendukung, serta minimnya pelatihan dan kompetensi guru dalam bidang seni. Meskipun demikian, para pendidik menunjukkan upaya adaptif melalui pemanfaatan bahan bekas dan material alami dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan sarana dan prasarana yang memadai, disertai peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan yang berkesinambungan, merupakan elemen penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi kreativitas anak usia dini.
Copyrights © 2025