Sistem absensi berbasis digital menjadi kebutuhan esensial bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pencatatan kehadiran karyawan. Namun, perbedaan pengalaman pengguna antara platform desktop dan mobile sering kali menjadi kendala dalam implementasi sistem ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan pengalaman pengguna (UI/UX) dengan pendekatan Activity-Centered Design (ACD) guna memahami pola interaksi karyawan dalam melakukan absensi. Metode yang digunakan adalah pengujian usability menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) yang melibatkan 30 responden, menilai enam aspek utama: attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, dan novelty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform desktop lebih stabil dan mudah dinavigasi, sementara versi mobile lebih fleksibel tetapi mengalami keterbatasan dalam kejelasan informasi dan kecepatan akses. Rata-rata skor usability berada pada kategori cukup baik hingga baik, dengan aspek dependability dan attractiveness memiliki skor tertinggi, sedangkan novelty menjadi aspek dengan skor terendah. Berdasarkan temuan ini, dilakukan perbaikan UI/UX untuk meningkatkan keterjangkauan fitur dan pengalaman pengguna yang lebih optimal pada kedua platform.
Copyrights © 2025