Timbal merupakan unsur logam berat yang memiliki sifat beracun dan banyak digunakan dalam kehidupan masyarakat. Secara global, timbal menjadi bahan kimia lingkungan yang tersebar secara melimpah dan memiliki efek toksisitas yang berbahaya bagi kesehatan. Salah satu dampak kesehatan yang disebabkan paparan timbal adalah sistem hematopoetik yang berdampak pada penurunan kadar hemoglobin dan hematokrit. Paparan timbal yang terakumulasi dalam darah diakibatkan oleh faktor-faktor seperti pembakaran bahan bakar fosil, industri aki, industri keramik, industri cat, korosi sistem perpipaan, produk kosmetik, dan pestisida. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paparan timbal dengan kadar hemoglobin dan hematokrit pekerja industri keramik di Padukuhan Kajen berdasarkan masa kerja. Teknik pengolahan data menggunakan uji normalitas Saphiro wilk hasil yang didapatkan tidak normal, sehingga dilanjutkan dengan uji korelasi Spearman’s rho. Berdasarkan uji didapatkan hasil p-value >0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat adanya hubungan yang signifikan antara kadar timbal dalam darah dengan kadar hemoglobin dan hematokrit serta hubungan antara masa kerja dengan kadar timbal dalam darah. Penelitian ini menunjukkan bahwa kadar timbal tidak mempengaruhi hemoglobin dan hematokrit serta masa kerja tidak memiliki pengaruh terhadap akumulasi kadar timbal dalam darah
Copyrights © 2025