Perubahan struktur pasar tenaga kerja akibat digitalisasi menuntut generasi muda memiliki kompetensi dan kesiapan kerja yang selaras dengan kebutuhan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap peluang kerja Generasi Z di era digital dengan kesiapan kerja sebagai variabel mediasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan metode survei terhadap 114 responden Generasi Z di Kota Denpasar yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peluang kerja serta kesiapan kerja, sedangkan pengalaman kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap peluang kerja maupun kesiapan kerja. Kesiapan kerja terbukti tidak memediasi secara signifikan hubungan antara latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap peluang kerja. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan masih menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja muda, sementara pengalaman kerja baru akan berdampak nyata jika relevan dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan memperkuat integrasi antara kurikulum dan kebutuhan industri guna meningkatkan employability generasi muda
Copyrights © 2025