Fluktuasi pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman menunjukkan bahwa stabilitas keuntungan tidak hanya ditentukan oleh ukuran perusahaan tetapi juga oleh kemampuan mengelola aspek likuiditas, profitabilitas, dan aktivitas yang tercermin dalam QR, NPM, dan TATO. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga rasio tersebut terhadap pertumbuhan laba dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif-verifikatif melalui data sekunder enam perusahaan yang dipilih secara purposif periode 2020–2024, diolah menggunakan regresi linear berganda dan serangkaian uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan hanya NPM yang berpengaruh signifikan secara parsial, sementara QR dan TATO tidak memberikan pengaruh nyata; tetapi secara simultan ketiga rasio terbukti memengaruhi pertumbuhan laba. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas menjadi indikator utama yang menentukan arah peningkatan kinerja laba, sedangkan kombinasi ketiga rasio secara kolektif tetap penting sebagai dasar evaluasi keuangan perusahaan dalam memperkuat strategi pertumbuhan di masa mendatang
Copyrights © 2025