Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan memahami ketahanan sosial-ekologis petani kelapa yang hidup di ekosistem gambut yang rentan dan terus mengalami tekanan lingkungan, ekonomi, serta kebijakan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pilar-pilar resiliensi petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir melalui sintesis ilmiah yang komprehensif. Penelitian menggunakan metode systematic literature review dengan pendekatan kualitatif interpretatif melalui penelusuran 92 dokumen ilmiah dan teknis yang dipublikasikan pada rentang 2010–2025, dengan 68 dokumen memenuhi kriteria analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa resiliensi petani ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu modal sosial yang menjaga kohesi komunitas, pengetahuan lokal yang mengatur adaptasi ekologis melalui manajemen air dan budidaya tradisional, serta strategi ekonomi informal yang berfungsi sebagai penyangga pendapatan di tengah fluktuasi harga dan risiko kebakaran. Temuan ini menegaskan bahwa resiliensi petani kelapa bersifat dinamis dan sangat dipengaruhi sinergi sosial-ekologis yang terbentuk secara turun-temurun. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya kebijakan restorasi gambut yang partisipatif, penguatan nilai tambah kelapa, serta revitalisasi pendidikan vokasi perkelapaan bagi generasi muda untuk memastikan keberlanjutan mata pencaharian petani di masa depan
Copyrights © 2024