Tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.) merupakan tanaman perkebunan komersial yang mempunyai nilai jual tinggi. Hasil produksi tanaman tembakau yang dihasilkan para petani mengalami fluktuasi, diduga penyebab fluktuasi adalah suhu dan curah hujan. Salah satu daerah penghasil tembakau adalah Kabupaten Tuban dan Kabupaten Banyuwangi, varietas tembakau yang dihasilkan adalah varietas virginia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara suhu udara dan curah hujan terhadap kuantitas dan teknik budidaya terhadap kualitas produksi tanaman tembakau di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Banyuwangi serta mengetahui kualitas tanaman tembakau melalui kualitas uji rasa, warna, aroma, daya bakar, dan kadar nikotin dari tembakau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2024. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif survei yaitu wawancara kepada petani tembakau dan metode analisis menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan suhu dan curah hujan memiliki korelasi sangat rendah. Korelasi suhu rata-rata hujan dengan produktivitas tanaman tembakau di Kabupaten Banyuwangi adalah (r=0,00), (1,00) dan curah hujan dengan Produktivitas tanaman tembakau adalah (r=-0,079), (0,778). Hasil korelasi dari suhu rata-rata dengan produktivitas tanaman tembakau di Kabupaten Tuban adalah (r=0,109), (0,699) dan curah hujan (r=-0,139) (0,636). Teknik budidaya di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Tuban tidak memiliki perbedaan tapi berpengaruh terhadap kualitas tanaman tembakau dan uji rasa, warna, aroma, daya bakar, dan kadar nikotin tanaman tembakau yang berpengaruh pada kualitas tanaman tembakau.
Copyrights © 2025