Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)

ReTII Urban Farming Center: Arsitektur Regeneratif Lahan Tambang Galian C Purwokerto

Kautsar, Alifia (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2025

Abstract

Wilayah Indonesia memiliki struktur geologis yang kompleks, memberikan potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor pertambangan dan galian. Sebagai kota administratif, Purwokerto mengalami perkembangan pesat dalam pembangunan perkotaan. Peningkatan ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan material konstruksi, yang sebagian besar diperoleh dari aktivitas pertambangan di wilayah Kabupaten Banyumas. Aktivitas ini memerlukan reklamasi sebagai pemulihan produktivitas lahan. Reklamasi lahan pascatambang dapat dilakukan melalui tiga contoh strategi, diantaranya adalah alih fungsi lahan ke fungsi pertanian dan wisata. Alih fungsi dan pemulihan produktivitas lahan ditranslasikan melalui desain Urban Farming Center sebagai fasilitas agrikultur dan edu-wisata di wilayah kota dan sub-urban. Perancangan ini disusun melalui metode deskriptif dengan mendeskripsikan data sekunder yang berkaitan dengan kebutuhan perancangan dan desain Urban Farming Center. Data yang digunakan meliputi kebijakan tata ruang, hasil survei lokasi, serta studi preseden terhadap proyek urban farming dan arsitektur regeneratif yang telah diterapkan di berbagai daerah. Data primer diperoleh melalui observasi tapak dan analisis kondisi eksisting lahan, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari jurnal ilmiah, regulasi daerah, dan dokumen perencanaan kota. Keseluruhan data diolah untuk menghasilkan pendekatan perancangan dan hasil desain arsitektur. Pendekatan arsitektur regeneratif diterapkan untuk memulihkan ekosistem lahan pascatambang serta menciptakan lingkungan yang adaptif dan berkelanjutan. Perancangan Urban Farming bertujuan sebagai pusat pertanian perkotaan yang tidak hanya berfokus pada produksi agrikultur, tetapi juga berperan sebagai ruang edukasi, ekowisata, dan pemberdayaan masyarakat.

Copyrights © 2025