Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang bertujuan untuk menguji hubungan antara variabel-variabel penelitian secara objektif dan terukur menggunakan data numerik. Pendekatan ini dipilih karena sesuai untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap audit delay. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam sektor properti & real estat yang terdaftar di BEI selama periode 2021-2023 yang berjumlah 69 perusahaan dengan periode selama 3 tahun, sehingga jumlah data yang diamati sebanyak 207. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dibuat, maka Ukuran Perusahaan (X?) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Audit Delay. Artinya, semakin besar ukuran perusahaan, maka waktu keterlambatan audit (audit delay) akan semakin pendek, sedangkan Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) (X?) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Audit Delay. Hal ini diduga karena sebagian besar perusahaan properti dan real estate yang diteliti menggunakan KAP non–Big Four, sehingga kecepatan dan efisiensi proses audit tidak jauh berbeda antar KAP yang digunakan.
Copyrights © 2025