Perundungan (bullying) merupakan masalah serius di lembaga pendidikan karena berdampak pada kesehatan mental, relasi sosial, dan prestasi akademik siswa. Menyikapi potensi perundungan di MTsN 5 Indramayu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan proaktif. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli 2025 ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dan guru mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkannya, serta strategi pencegahan dan penanganan yang efektif. Dengan metode Participatory Action Research (PAR), penyuluhan dilakukan secara interaktif untuk mendorong partisipasi peserta dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi. Materi mencakup definisi, jenis-jenis bullying, serta penguatan peran siswa sebagai upstander yang berani bertindak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dan perubahan persepsi dari menganggap bullying sebagai “candaan” menjadi tindakan yang harus ditolak. Umpan balik mengidentifikasi ejekan verbal dan pengucilan sebagai bentuk yang paling dominan, dengan hampir seluruh siswa pernah menjadi korban atau saksi. Antusiasme peserta dan komitmen sekolah untuk menindaklanjuti program melalui kebijakan anti-bullying menegaskan keberhasilan kegiatan. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil membangun fondasi untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan di MTsN 5 Indramayu.
Copyrights © 2025