Pendahuluan: Obesitas pada remaja memicu peradangan ringan dan stres oksidatif, sehingga camilan bergizi dengan potensi antioksidan penting sebagai pendamping perubahan gaya hidup. Food bar berbasis okara–edamame sebagai alternatif pilihan karena menyumbang serat, protein nabati, dan polifenol. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil flavonoid, total fenolik, dan tanin pada food bar okara–edamame. Bahan dan Metode: Eksperimen laboratorik dengan rancangan acak lengkap pada tiga formulasi (F1–F3); formula terbaik dipilih lewat uji hedonic, kemudian dianalisis kimia. Total fenolik dianalisis dengan (Folin–Ciocalteu, 765 nm; mg GAE/g), total flavonoid (AlCl₃, 415 nm; mg QE/g), dan tanin (vanillin–HCl, 500 nm; mg CE/g); kemudian dilakukan uji spss. Hasil: F3 memiliki daya terima tertinggi dan ditetapkan untuk uji kimia; kadar flavonoid 0,024 ± 0,002 mg/g QE, total fenolik 0,015 ± 0,004 mg/g GAE, dan tanin 0,013 ± 0,001 mg/g, dengan variasi antarulangan kecil hingga sedang, menandakan presisi memadai. Secara fungsional, kandungan polifenol tergolong sedang namun menjadi nilai tambah produk, Kadar tanin yang rendah mendukung penerimaan rasa. Kesimpulan: food bar okara–edamame tepat diposisikan sebagai camilan fungsional berbasis serat–protein dengan polifenol komplementer. Selanjutnya diperlukan uji proksimat, optimalisasi proses pengolahan dan uji daya simpan untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk. Kata kunci : Food bar okara–edamame; flavonoid; fenolik; tanin; obesitas.
Copyrights © 2025