Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas, kendala, dan upaya dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian ternak ayam petelur sebagai pelatihan keterampilan narapidana di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis mengacu pada teori efektivitas organisasi R.M. Steers dengan lima indikator (produktivitas, efisiensi, pertumbuhan, moral kerja, dan internalisasi tujuan) serta konsep pelatihan keterampilan dengan empat indikator (persepsi, pengendalian diri, tanggung jawab kolektif, dan tanggung jawab individu). Hasil penelitian menunjukkan program ini cukup efektif, tercermin dari produksi harian yang stabil, pembagian tugas yang efisien, perbaikan fasilitas, semangat kerja peserta, serta keterlibatan narapidana dengan kesadaran pribadi. Hambatan meliputi keterbatasan jumlah peserta, minimnya sarana pendukung, ketiadaan sistem kaderisasi, dan kurangnya sosialisasi program. Upaya dilakukan melalui perbaikan teknis, penjadwalan kerja, pembinaan intensif, serta pelibatan pihak ketiga. Kesimpulan penelitian menegaskan program ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan, sikap kerja, dan kesiapan narapidana kembali ke masyarakat.
Copyrights © 2025