Penelitian ini membahas strategi kebijakan penanggulangan illegal fishing di perairan Natuna sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan maritim Indonesia. Permasalahan pencurian ikan di Natuna tidak hanya mengancam kedaulatan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan nelayan lokal dan keberlanjutan sumber daya perikanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui kajian literatur dan analisis dokumen yang relevan. Teknik analisis meliputi analisis isi dan analisis wacana kritis untuk mengidentifikasi pola permasalahan serta arah kebijakan pemerintah. Validitas data diperkuat dengan triangulasi sumber, metode, dan teori sehingga temuan penelitian dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanggulangan illegal fishing di Natuna memerlukan kombinasi tiga aspek utama, yaitu penegakan hukum maritim melalui patroli dan teknologi pengawasan, diplomasi internasional untuk menghadapi tumpang tindih klaim wilayah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui konsep ekonomi biru yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan keamanan maritim yang inklusif dan berkelanjutan merupakan kunci utama dalam menjaga kedaulatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Natuna.
Copyrights © 2025