Limbah batang pisang memiliki kandungan air dan serat yang cukup tinggi, sehingga berpotensi diolah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan. Bahan utama yang digunakan adalah potongan batang pisang berukuran 2–3 cm, tanah halus, air cucian beras, dan larutan EM4 sebagai aktivator biologis. Proses pengomposan dilakukan selama tujuh minggu dengan tahap fermentasi dan pematangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan warna bahan dari coklat muda menjadi coklat tua kehitaman, berbau alami, dan memiliki tekstur padat seperti tanah. Meskipun kompos yang dihasilkan belum sepenuhnya matang karena teksturnya masih padat dan sebagian bahan belum terurai sempurna, hasil ini menunjukkan bahwa limbah batang pisang dapat diolah menjadi kompos organik yang bermanfaat bagi tanah dan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menurangi limbah rumah tangga yang ada dilingkungan sekitar dan menjadikan produk kompos sebagai pengganti pupuk kimia dengan pengelolahan yang tepat, sampah organik tidak lagi dianggap sebagai limbah yang menggangu, melainkan sumber yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan
Copyrights © 2025