Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga di bawah 14 persen pada tahun 2024 melalui berbagai strategi lintas sektor. Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadi salah satu daerah yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dan meraih penghargaan Kinerja Tahun Berjalan – Kategori Penurunan Stunting tingkat Provinsi Tahun 2024. Berdasarkan laporan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, angka prevalensi stunting di Sumut menurun dari 21,1 persen menjadi 18,9 persen. Atas capaian tersebut, pemerintah pusat memberikan penghargaan berupa insentif fiskal sebesar Rp 775 miliar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberhasilan tersebut melalui pendekatan deskriptif berbasis dokumentasi, dengan menyoroti strategi, hasil, serta tantangan dalam implementasinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan Sumut merupakan hasil sinergi lintas sektor, penguatan sistem pemantauan, dan komitmen pemerintah daerah. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam hal konsistensi data dan pemerataan capaian antarwilayah.
Copyrights © 2025