Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang terjadi karena terjadinya peningkatan kadar glukosa dalam darah yang tidak terkontrol yang dapat menimbulkan kematian. Ada berbagai macam cara untuk mengendalikan kadar gula dalam darah, salah satunya dengan terapi bekam basah. Terapi bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang terkontaminasi toksin atau oksidan dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus tipe II di Klinik Zein Holistic Theraphy Makassar. Metode : Menggunakan desain studi kasus pada satu orang pasien Diabetes Mellitus. Intervensi bekam dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Al-Akhda’in, Titik Al-Kaahil, Titik Al-Katifain, Azh-zhahr, dan titik Zhohrul Qodam. Instrumen pengukuran GDS menggunakan alat pengukur gula darah menggunakan strip (Glukometer). Hasil Penelitian : Terjadi penurunan kadar glukosa darah setelah terapi bekam basah yaitu dari GDS 210mg/dL menjadi GDS 200mg/dL. Sehingga dapat disimpulkan terapi bekam efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan : Terapi komplementer untuk membantu mengelola kadar gula darah
Copyrights © 2025