Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, makna, dan fungsi slang politik dalam komentar pengguna YouTube, serta mengungkap bagaimana bahasa tersebut merefleksikan identitas politik penggunanya. Data penelitian berupa tuturan dalam komentar pada video YouTube yang membahas isu cek stimulus di Amerika Serikat. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini memanfaatkan teknik crawling menggunakan YouTube Data API v3 untuk mengumpulkan komentar-komentar yang mengandung bahasa slang dengan konteks politik. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi pola kebahasaan, makna yang terkandung, serta fungsi sosial yang muncul dalam penggunaan slang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slang politik tidak sekadar bahasa informal, melainkan sarana ekspresi identitas politik, ideologi, serta sikap masyarakat terhadap kekuasaan. Komentar-komentar dengan slang memperlihatkan adanya konstruksi identitas digital, baik sebagai bentuk kritik, dukungan, maupun sindiran terhadap kebijakan pemerintah. Selain itu, slang berfungsi dalam membangun solidaritas kelompok dan memperkuat narasi kritik di ruang publik digital. Media sosial seperti YouTube menjadi wadah penting bagi wacana politik, di mana bahasa berperan dalam membentuk opini publik. Dalam konteks big data, ribuan komentar yang dianalisis mencerminkan pola linguistik yang lebih luas dan dapat dipetakan untuk memahami dinamika opini publik. Selain itu, slang berfungsi dalam membangun solidaritas kelompok dan memperkuat narasi kritik di ruang publik digital. Dengan demikian, penelitian ini memperluas pemahaman mengenai hubungan antara bahasa, identitas, politik, dan transformasi linguistik digital di era big data.
Copyrights © 2025