Tren pelaksanaan fiskal dan pembangunan infrastruktur seperti jalan, sanitasi, listrik pada 6 Provinsi di Pulau Jawa yang cenderung meningkat setiap tahun seharusnya dapat mengurangi ketimpangan secara. Namun sebaliknya kondisi ketimpangan tersebut justru belum membaik secara signifikan. Rata-rata indeks gini pada 6 Provinsi di Pulau Jawa tahun 2013-2022 sebesar 0,395 sedangkan rata-rata Nasional pada periode yang sama sebesar 0,391. Hal ini menunjukkan permasalahan serius mengenai ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal dan pembangunan infrastruktur terhadap ketimpangan pendapatan 6 Provinsi di Pulau Jawa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Penelitian ini menggunakan data sekunder sebanyak 60. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa variabel desentralisasi fiskal berpengaruh positif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Kemudian variabel panjang jalan, persentase rumah tangga dengan sanitasi layak, dan kapasitas pembangkit listrik secara bersama-sama berpengaruh negatif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan.
Copyrights © 2025